Howdy, Stranger!

It looks like you're new here. If you want to get involved, click one of these buttons!

Categories

Cara Membuat Judul Berita yang Betul
  • Judul berita (head) merupakan unsur terpenting pada sebuah naskah Berita. Judul beritalah secara pertama kali dilihat pembaca, menarik perhatian, serta lewat judul Berita pula pembaca mendiamkan untuk membaca / tidak membaca satu buah berita.

    DALAM setiap pelatihan jurnalistik tahap pertemuan teknik menulis Berita, biasanya saya meranyak dengan meminta para peserta untuk menoreh berita "sebisanya", minimal judul berita (head) doang, plus pokok berita (lead). Setiap peserta diminta menampilkan judul berita secara mereka tulis, dan kemudian dikoreksi.

    Mayoritas kontestan biasanya hanya merangkaikan subjek atau induk kalimat dalam judul beritanya, lalu abdi koreksi dengan mengeraskan satu-dua kata serupa "kata pelengkap" (predikat), sesuai dengan tertib bahasa Indonesia, secara rumus kalimat nyata SPOK (Subjek, Label, Objek, Keterangan).

    Untuk menunjukkan judul Berita Terlengkap yang "lengkap", oleh karena itu saya biasanya membuka laman situs Yahoo! Indonesia, menu "BERITA UTAMA" yang mengandung daftar judul Berita terkini di media-media online nasional.

    Aku pun mengajak anggota "menganalisis" judul-judul Berita tersebut, membandingkannya secara judul berita secara dibuat peserta, kemudian memberikan saran serta kesimpulan tentang judul berita yang elok menurut kaidah jurnalistik.

    Cara membuat judul berita "termudah" ialah "copy paste" perkataan pertama dalam serambi berita (alinea/paragraf mula-mula berita). Misalnya, pada teras berita tertulis:

    Presiden Susilo Lepas Yudhoyono marah untuk pernyataan mantan Pemimpin Partai Keadilan Selesa Luthfi Hasan Ishaaq di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (10/10/2013). Presiden menilai Luthfi berbohong. Kemarahan Ketua itu menyikapi kesaksian Luthfi yang melabeli bahwa Bunda Cewek adalah orang yang sangat dekat secara dirinya. (Kompas. com, 10 Oktober 2013).

    Judulnya berita tersebut adalah Presiden Susah hati Dikaitkan dengan Bunda Putri. Mungkin, judul berita tersebut hendak lebih menarik serta "bikin penasaran" kalau diubah menjadi Pemimpin Marah. Untuk Berita di koran, judul yang ringkas hendak memudahkan layouter memperbanyak ukuran hurufnya maka itu lebih menarik perhatian pembaca.

    Berikut ini buku petunjuk atau cara menciptakan judul berita sebagai bagian terpenting dari teknik menulis Berita:

    1. Judul Berita sebaiknya berupa perkataan lengkap --subjek dan predikat-- sehingga sungguh mengandung informasi terpenting. Misalnya, "Presiden Marah", "Jokowi Bujuk Warga", "UIN Gelar Wisuda", "Polisi Ancam Tembak Mati Geng Motor Bandung".

    2. judul berita harus mencerminkan isi berita. judul merupakan "ringkasan berita". Untuk lebih memahami dan terbiasa secara judul-judul berita yang baik, silakan "panteng" judul-judul berita berperangai "running text" di televisi.

    3. Hindari penggunaan kalimat bertanya dalam judul Berita. Jika judul Berita berupa kalimat bertanya, maka ia tak informasi, melainkan pertanyaan kepada pembaca. Pembaca pun akan pulih bertanya: yaaa.. saudara kan wartawannya, secara bikin berita, mengapa malah nanya? Serupa, ada judul Berita: "Presiden Marah? " Maka apa balas pembaca: "Ya... tiada tau, ente dengan tahu, 'kan saudara yang ngeliput Berita, kok malah tanya...? "

    4. Pendek. Sebaiknya judul Berita berisi 3-5 tanda saja.

    5. Berikut cara termudah menciptakan judul berita: singsing dari alinea perdana berita (lead), dengan catatan, lead sudah biasa ditulis dengan indah, yaitu mengedepankan satu diantara unsur berita (5W+1H). Lazimnya, teras Berita dimulai dengan point WHO (Siapa/Pelaku) / WHAT (peristiwa/nama acara/kejadian).